Skip to main content

Aksi Nyata 3.3: PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID-oleh Rindha Julia, S.Pd.-CGP Angkatan 4-Kabupaten Pati

 


 A.  Peristiwa (Fact)

·      LATAR BELAKANG

Hubungan budaya dan kesenian mengacu pada nilai  keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Ada 5 cabang seni budaya yaitu seni sastra, seni musik, seni tari, seni rupa dan seni teater. Murid juga diharuskan untuk berani tampil dalam pagelaran seni untuk memupuk rasa percaya diri. Sehingga acara unjuk potensi murid sangat diharapkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya. Dalam program ini juga mendorong dan mempromosikan kepemimpinan murid yang meliputi suara, pilihan dan kepemilikan murid. Kegiatan yang mempromosikan suara adalah murid mampu mengusulkan tema acara dan desain background. Kegiatan yang mempromosikan pilihan adalah murid bebas memilih seni apa yang akan dipertunjukkan dalam pementasan beserta kostumnya. Kegiatan yang mempromosikan kepemilikan murid adalah mereka mampu berkreasi se-kreatif mungkin dengan perlengkapan yang dimiliki oleh setiap individu

 

·      DESKRIPSI AKSI NYATA

Aksi nyata berupa program unjuk potensi murid berupa kesenian sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki oleh murid. Program ini merupakan program ko-kuriuler yang menunjang pembelajaran seni budaya. Kegiatan ini diadakan setiap 3 bulan sekali yaitu saat classmeeting (setelah penilaian tengah semester) sebagai upaya refreshing setelah pembelajaran 1 semester. Program ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan  kelas XI SMK Farming Pati.

  

·         TUJUAN

1.      Menumbuhkan rasa percaya diri murid untuk tampil di depan umum.

2.      Meningkatkan kompetensi murid di bidang seni dan budaya

3.      Menampilkan minat dan bakat murid di bidang seni budaya

 

·         PROSES JALANNYA AKSI

è Tanggal 6 Juni 2022 :

Diskusi dengan murid untuk mengetahui minat dan bakat yang dimiliki selama ini dan juga berbagi pengalaman yang sudah pernah dilakukan murid di bidang seni.

è Tanggal 7-8  Juni 2022

-Menyediakan ruang dialog untuk murid untuk mengidentifikasi bakat yang dimiliki oleh murid

-Menyediakan ruang dialog untuk guru, kepala sekolah, dan wali kelas untuk membahas bakat yang dimiliki oleh murid       

àTanggal 9 Juni 2022

-Musyawarah bersama murid, wali kelas, wakasis untuk membahas tentang rencana kegiatan program

-Mendata kesenian yang akan ditampilkan oleh murid dalam acara unjuk potensi murid

à Tanggal 10 Juni 2022

Proses latihan yang didampingi oleh wali kelas

à Tanggal 11 Juni 2022

-Menyediakan lembar penilaian yang terintegrasi dengan mapel seni budaya untuk melakukan

-Pembuatan background acara program unjuk potensi murid

-Gladi bersih yang diadakan oleh seluruh siswa kelas X dan sebagian kelas XI

 

àTanggal 13 Juni 2022

-Pelaksanaan program unjuk potensi murid yang disaksikan oleh Kepala Sekolah, murid, dan guru

-Proses evaluasi dan refleksi setelah acara berakhir.

 

à  Pihak-pihak yang terlibat yaitu :

1.      Kepala sekolah berperan sebagai penanggung jawab program

2.      Wakasis yang membantu kelancaran pelaksanaan program

3.      Calon Guru Penggerak mendata kesenian yang akan ditampilkan oleh murid

4.      Wali Kelas sebagai guru pembimbing murid dalam sesi latihan dan persiapan untuk tampil

5.      Guru seni budaya yang memberi penilaian terhadap penampilan murid

 

·      HASIL AKSI NYATA

Hasil aksi nyata berupa pertunjukan seni dan budaya yang disaksikan oleh Kepala Sekolah, guru dan murid. Kesenian yang ditampilkan siswa adalah menyanyi lagu pop, memainkan alat musik, membuat kerajinan tangan dari barang bekas, menari dan membaca puisi.

















Dokumentasi aksi nyata sebagai berikut:


Pembuatan background acara unjuk potensi murid


Background acara unjuk potensi murid

Sambutan dari Kepala SMK Farming Pati: Drh. Ngestiningsih

Penampilan dari murid yaitu menyanyikan lagu campursari Jawa


         Pembacaan puisi oleh Adi Unggul

Pembuatan karya seni dari bahan bekas

Hasil karya seni murid

Guru mengapresiasi penampilan murid

Penampilan band akustik 

Guru juga turut menyumbangkan lagu di akhir acara

 Kebersamaan guru di akhir acara

 

·      DAMPAK YANG DIDAPATKAN SETELAH PROGRAM DIJALANKAN

Dampak yang didapatkan setelah program dijalankan adalah rasa percaya diri murid semakin meningkat. Hal itu terlihat pada saat murid mengemukakan pendapat mereka kepada Bapak/Ibu Guru baik di dalam kegiatan pembelajaran maupun di luar kegiatan pembelajaran. Murid dan guru menjadi mitra belajar yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang sama yaitu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

  

B.  FEELING (Perasaan)

Perasaan saya saat merencanakan aksi adalah begitu bahagia karena program ini adalah program yang mampu menyalurkan minat dan bakat murid sesuai dengan wadah yang tepat. Kemudian, perasaan saya setelah melakukan aksi adalah lega karena sudah melakukan yang terbaik untuk mendorong kepemimpinan murid agar kelak mereka mampu tampil dengan percaya diri di depan umum.  Saya sebagai guru hanya mampu memberikan semangat dan dukungan kepada murid untuk terus mengembangkan minat dan bakatnya.

 

 C.      FINDING (Pembelajaran)

Pembelajaran yang saya dapatkan saat pelaksanaan aksi nyata pengelolaan program yang berdampak pada murid adalah diperlukan perencanaan yang matang untuk membuat acara yang disesuaikan dengan kebutuhan murid. Tentu saja dalam perencanaan tersebut ada koordinasi dan kolaborasi antara Kepala Sekolah, guru, murid dan wali kelas. Saya juga  belajar tentang kesabaran dalam membimbing murid untuk menghasilkan penampilan yang maksimal. Setelah acara, saya mencoba mengajak warga sekolah untuk evaluasi bersama dan menuliskan refleksi untuk acuan penyelenggaraan di kegiatan selanjutnya. Hal itu akan menambah wawasan saya untuk peningkatan kualitas program di periode berikutnya.   

 

 D.           FUTURE (Rencana ke depan)

Untuk rencana ke depan adalah membuat perencanan yang matang terkait program ini agar menjadi program rutin yang berdampak pada murid. Hasil pembelajaran yang telah dicapai di periode 1 bisa menjadi acuan untuk penyelenggaraan acara di periode selanjutnya. Target pembelajaran yang akan dicapai adalah meningkatkan rasa percaya diri murid untuk berani speak up  dan tampil di depan umum, karena hal itu merupakan soft skill yang bisa  berguna di masa depan. Apalagi saat memasuki dunia kerja dan saat mengabdi di masyarakat. Upaya perbaikan dari program ini adalah pemakaian kostum yang sesuai dengan penampilan murid (kostum bebas). Masalah pembiayaan program juga perlu dibicarakan dengan matang, tentunya disesuaikan dengan anggaran yang diperoleh oleh sekolah.

 

Comments

  1. Kebersamaan adalah suatu momen yang paling mahal bu Rindha, nah Finansial memang tetap harus dibicarakan , tentunya dengan berpikir berbasis aset, sukses buat bu Rinda

    ReplyDelete
  2. terima kasih atas comment dan support dari Bu Puji, sukses selalu buat Bu Puji

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Aksi Nyata 3.1 Pembuatan Konten oleh Siswa untuk Media Sosial

disusun oleh Rindha Julia, S.Pd SMK Farming Pati- CGP Angkatan 4-Kabupaten Pati A.   Peristiwa (facts) Latar Belakang Media sosial kini menjadi bagian dari hampir seluruh lapisan masyarakat di dunia. Saat ini, setiap orang bisa memposting informasi melalui media sosial secara bebas. Seiring berjalannya waktu, penggunaan media sosial turut berkembang menjadi pusat pencarian informasi yang edukatif serta konten-konten hiburan. Melalui media sosial, kita bisa bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru. Untuk itu, saya mengajari murid untuk membuat konten promosi sekolah yang diunggah di media sosial. Saya mengajari murid aplikasi Canva. Dalam pendampingan 1 hari, murid sudah mahir menggunakan aplikasi canva untuk editing foto dan video. Selain Canva, mereka juga menggunakan aplikasi cap-cut . Mereka bebas memilih spot sekolah yang akan diambil gambar dan videonya. Untuk hasil foto dan video diunggah di media sosial yang merkea miliki seperti whatsapp, facebook, instagram, ti...